UAS giat vs IP meningkat

Gambar

Pada bulan juni akhir sampai pertengahan juli, beberapa universitas sedang  dan akan mengadakan Ujian Akhir Semester (UAS). Sebagian besar mahasiswa menganggap UAS berpengaruh besar terhadap Indeks Prestasi (IP) mereka. Tak sedikit juga beberapa dosen mengambil nilai IP itu 50% atau 35% dari nilai UAS. Hal ini tentu akan menjadi momok bagi sebagian mahasiswa karena jika  hasil UASnya kurang baik maka IP nya juga akan kurang baik meskipun ia jarang absen di kelas. Akan tetapi, tak sedikit juga dosen yang tidak begitu menjadikan nilai UAS sebagai bobot terbanyak dalam menentukan nilai IP. Seperti salah satu dosen fakultas tarbiyah, mengambil nilai IP untuk mahasiswa sebagian besar dari hasil ujian lisan selama perkuliahan dan sebagian kecil dari absensi dan UAS. Hal tersebut sangat bagus untuk menilai kemampuan mahasiswa akan tetapi akan lebih bagus lagi jika antara tes tertulis dan tes lisan penilaiannya seimbang karena tidak semua kemampuan mahasiswa sama, pasti ada sisi kelebihannya antara menulis dan berbicara. Namun, pada dasarnya yang menjadi pertanyaan para mahasiswa mengenai IP adalah ketidakterbukanya penilaian hasil UAS ataupun tugas-tugas dari para dosen. Terkadang mahasiswa merasa bingung, salah satu MAKUL mendapat nilai B+, sedangkan temannya yang bisa dikatakan lebih pintar darinya malah mendapat C+. Hal seperti ini, tentu akan menjadi kesenjangan sosial antara mahasiswa dan dosen. Sehingga perlu adanya keterbukaan dalam menentukan nilai IP.

            Ujian Akhir Semester (UAS) belum tentu menjadi pedoman pokok para dosen dalam memberikan nilai mahasiswanya. Untuk kalangan mahasiswa yang baru awal masuk, UAS menjadi hal yang paling menegangkan. Mereka lebih memperhatikan pelaksanaan UAS daripada proses perkuliahan itu sendiri dan berusaha sekuat tenaga agar mendapatkan IP yang memuaskan dengan belajar bersungguh-sungguh sampai larut malam atau bekerja sama dengan temannya selama pelaksanaan UAS. Hal tersebut perlu diluruskan dalam diri mahasiswa bahwa sebenarnya kuliah itu tidak hanya mengejar IP tapi pemahaman isi dari materi perkuliahan itu sendiri lah yang lebih penting. IP tinggi belum tentu ia mahasiswa yang pintar dan cerdas, meskipun ada juga mahasiswa yang benar-benar pintar sehingga ia layak mendapatkan IP yang tinggi. Seharusnya kita sebagai mahasiswa harus sudah mulai berpikir dewasa, jika menghadapi suatu ujian entah itu ujian akhir semester ataupun ujian hidup dan sebagainya, kita harus menghadapi atau mempersiapkan ujian itu dengan sungguh-sungguh. nah, mengenai hasilnya birkan Allah yang menilai. Jika mendapatkan nilai yang memuaskan bersyukur kepada Allah namun jika mendapatkan nilai yang tidak sesuai harapan bahkan temannya yang contek-contekan malah nilainya lebih bagus darinya, jangan berkecil hati. Toh, IP tinggi bukan jaminan mahasiswa mudah mencari pekerjaan. Yakin bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan kerja keras hamba_Nya karena kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Maka dari itu, kita jangan terlalu berobsesi mendapatkan IP paling bagus dikelas hingga belajar sampai larut malam bahkan sampai lupa makan tapi juga jangan terlalu meremehkannya hingga malas belajar dan mengharapkan bantuan dari teman, itu keliru. Berbuatlah sewajarnya saja dan terimalah apapun hasilnya dengan lapang dada. Persiapkan UAS dengan usaha yang optimal dan ibadah yang maksimal dan yang paling penting niatkan semuanya yang utama semata-mata karena Allah, yang kedua karena orangtua agar apa yang kita usahakan bermanfaat untuk diri kita di dunia dan di akhirat.amiin.^_^

 

Penulis : Noor Septaningsih I staf Humas KAMMI Komsat IAIN Walisongo 2013-2014

Gambar : http://beatyourwings28.blogspot.com

Pos ini dipublikasikan di Departemen Hubungan Masyarakat. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s