Lika-liku sebuah perjuangan

Gambar

Semakin berlalunya waktu…

Semakin berat pundak ini tuk memikulnya…

Semakin berat kaki ini tuk melangkah…

semakin lemas diri ini tuk bertahan…

 

Ya Allah…

Kuatkanlah pundak ini tuk memikul beratnya amanah yang Kau berikan…

Ringankanlah kaki ini tuk melangkah…

Dan tegarkanlah diri ini tuk bisa tetap bertahan…

Menjalani sebuah lika-liku perjuangan dakwah yang telah engkau amanahkan…

Dengan penuh semangat dan senyuman…

Amiin…*

 

*Sebuah Do’a seorang pejuang dakwah

 

Hidup adalah perjuangan yang dalam perjalanannya pasti memiliki warna-warni tersendiri. Jalan hidup seseorang tidaklah semulus yang kita inginkan. Pastilah ada batu kerikil, lubang-lubang atau bahkan paku-paku dijalanan yang membuat kita harus senantiasa berhati-hati dengannya. Akan tetapi terkadang banyaknya halang rintangan yang menghadang itu membuat jalan kita terhenti dan takut untuk melanjutkan perjalanan itu. Sebagai seorang muslim kita harus siap menjalani kehidupan ini beserta apa yang telah Allah amanahkan kepada kita. Bagaimanapun bentuk lika-liku perjalanan itu mesti kita tempuh dengan semangat keikhlasan hanya mengharap rahmat Allah semata. Setiap muslim diberikan amanah sendiri-sendiri oleh Allah swt. Allah tidak akan memberikan amanah kepada manusia yang ia tidak mampu untuk memikulnya.

Saudaraku…kadang kita merasa bahwa amanah yang kita jalani itu berat…berat sekali… hingga luapan emosi itu menjadi tangis yang mendalam. Tetapi ingatlah wahai saudaraku bahwa adanya kesulitan itu disertakan kemudahan oleh Allah. Mungkin…amanah-amanah yang di berikan Allah kepada kita itu adalah sebuah lahan untuk mendewasakan kita. Apalagi ia berjuang untuk menegakkan agama Allah dimuka bumi.

 

“Dan mereka yang bejuang untuk menegakkan agama Kami, tentu akan Kami tunjuki ke jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah selalu bersama-sama dengan orang-orang yang berbuat baik.” (Surah Al-’Ankabut (9) ayat 69)

 

Seseorang yang dekat dengan Allah, bukan berarti tidak ada air mata. Seseorang yang taat pada Allah, bukan berarti tidak ada kekurangan. Seseorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit. Biarlah Allah yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.

Tetaplah SEMANGAT…. Tetaplah SABAR…. Tetaplah TERRSENYUM…. karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN

Allah menaruhmu di “Tempatmu” yang sekarang, bukan karena KEBETULAN

oraang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan dan kenyamanan. Mereka di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA
Hanya karena cara Allah tidak dapat dimengerti, bukan berarti cara Allah yang salah dan caramu sendiri benar”

 

Penulis: Sri Munarsih I Kadept Kaderisasi KAMMI Komisariat IAIN Walisongo 2011-2012

Gambar: tumbIr_mee7c9afg31

Pos ini dipublikasikan di Departemen Hubungan Masyarakat. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s