Iwan Setianto, Ketua Terpilih KAMMI IAIN WALISONGO 2013/2014

Gambar

M. Purnomo, ketua demisioner KAMMI IAIN  tengah menyerahkan simbol KAMMI secara simbolik kepada ketua terpilih baru, Iwan Setianto yang disaksikan oleh para audiens

 

Kabupaten Kendal-Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) komisariat IAIN Walisongo Semarang menyelenggrakan Musyawarah Komisariat (Muskom) XII bertempat di balai kelurahan Gonoharjo barat, kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Musyawarah yang dimulai hari jum’at sore (26/4) tersebut sedikitnya diikuti oleh 15 ikhwan dan 26 akhwat yang terdiri dari alumni, pengurus dan kader baru. Dalam acara pembukaan M. Purnomo, selaku ketua KAMMI memberikan sambutan, dalam event muskom  tersebut selain merupakan moment untuk melaporkan laporan pertanggungjawaban (LPJ), rekomendasi komisariat, juga sebagai momentum untuk menelurkan seorang pemimpin baru yang akan meneruskan estavet kepemimpinan selanjutnya. Sebagaimana yang telah dituliskan oleh Mukhtaruddin dalam buku Capita Selecta, lanjut Purnomo, di sana dituliskan, Likulli qornin rijaluha, wa likulli rijalin manhajuha. ”Maksudnya, setiap periode atau kurun waktu itu pasti ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin memiliki konsep dan jalan pemikirannya masing-masing,” tegas Purnomo, mahasiswa jurusan Tadris Fisika (TF) Fakultas Tarbiyah.

Muskom yang terselenggara di tempat sama dengan tahun sebelumnya tersebut mengambil tema ”Meneguhkan Karakter Muslim Negarawan dalam Upaya Membentuk Pemimpin yang Tangguh, Kader Militan, dan Progresif”. Nur Hidayah selaku kepala departemen Kajian Strategis (Kasrat) KAMMI menyampaikan, filosofis dari tema tersebut lebih mengacu pada sinergitas antara pengurus dengan kader dalam rangka memajukan KAMMI ke depan. ”Sehingga KAMMI ke depan targetnya harus memiliki para pemimpin yang tangguh dan kader-kader dengan militansi yang tinggi,” ucap Hidayah, mahasiswa jurusan Tasawuf Psikoterapi (TP) Fakultas Ushuluddin.

Pada sabtu pagi (27/4), sebelum dimulai persidangan, acara diisi dengan stadium general. Mahardika, selaku narasumber dalam sesion tersebut menyampaikan, sebagai seorang kader KAMMI sudah seharusnya pandai dalam mendakwahkan Islam di tengah-tengah masyarakat. Selanjutnya dia juga mengibaratkan kader KAMMI layaknya dengan seekor ikan yang hidup di tengah-tegah laut. ”Kader-kader layaknya seperti ikan di laut, meskipun di tengah-tengah lingkungan yang asin. Namun tidak larut dalam keasinan (rasa asin) tersebut,” ujar Mahardika, selaku pengurus KAMMI daerah Semarang.

Pascausai stadium general, acara dilanjutkan dengan sidang pleno. Bertugas sebagai presidium tetap I, II dan III secara berturut-turut, M. Muzakki Aufa, Purwowidodo, dan M. Syaiful Anam. Berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam draft sidang, penyelenggaraan persidangan terbagi menjadi empat sidang pleno dengan pembahasan yang berbeda-beda. Di mana sidang pleno I membahas tentang pemilihan presidium sidang, tata tertib sidang dan pembahasan agenda acara, sidang pleno II membahas tentang pelaporan dan pengesahan LPJ pengurus KAMMI Komisariat IAIN Walisongo. Pada sidang pleno III membahas tentang pembentukan sidang komisi, di antaranya komisi A membahas tentang Panduan Kerja Komisariat (PKK), komisi B membahas tentang rekomendasi komisariat. Sedangkan komisi C membahas tentang kriteria dan mekanisme pemilihan calon ketua KAMMI serta tim formatur. Kemudian sidang pleno terakhir yaitu memilih dan menetapkan ketua KAMMI periode 2013/2014 dan tim formatur.

Saat di mulai persidangan pleno I suasana peserta sidang belum begitu memanas, namun ketika pada sidang pleno II terkait pelaporan LPJ suasana peserta diliputi dengan perdebatan yang panjang antara audiens dengan pengurus. Dan ketika sampai pada sesi pengesahan LPJ, haru biru peserta pun mewarnai suasana tersebut. Karena LPJ pada kepengurusan KAMMI yang dipimpin oleh Purnomo tersebut dinyatakan diterima bersyarat. ”Meskipun LPJ tahun ini diterima bersyarat, namun kami sangat menghargai jerih payah teman-teman yang telah memperjuangkan KAMMI selama sethun ini,” tutur Lukmanul Hakim, mantan ketua KAMMI periode 2011/2012. Selanjutnya, Purnomo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus yang selama satu tahun telah bahu membahu untuk membantu memperjuangkan KAMMI di IAIN. ”Ucapan terima kasih secara mendalam saya sampaikan kepada akhi Iwan, akhi Saiful, akhi Asrori, dan ukhti Arum, ukhti Fidin, ukhti Baiti, ukhti Asih dan ukhti Hidayah,” ucap Purnomo. ”Karena atas bantuan antum dakwah KAMMI dapat senantiasa istiqomah di IAIN,” tambahnya.

Kemudian sidang pleno dilanjutkan pada ahad (28/4) pagi hingga petang. Pada sidang pleno III berlangsung dari pagi hingga menjelang sore hari. Anggota Komisi yang telah dibentuk oleh panitia tersebut, sebelumnya membahas tentang pembahasannya di masing-masing komisi. Selanjurtnya tiap komisi mempresentasikan hasil rapatnya tersebut kepada presidium dan ditanggapi oleh komisi yang lain. Karena banyaknya tanggapan demi tanggapan yang terlontarkan dari komisi lain. Sehingga menjadikan sidang pleno IV tersebut lebih lama dari persidangan sebelumnya. Walaupun demikian, akhirnya sidang tersebut selesai pada pukul 19:30 WIB. Kemudian pada sidang pleno IV merupakan moment penentuan calon ketua KAMMI yang bakal menggantikan kepengurusan sebelumnya. Dalam penentuan tersebut diteempuh melalui empat tahap, yaitu pemilihan bakal calon ketua, penyaringan bakal calon ketua, pemilihan calon ketua dan verifikasi, serta pemilihn ketua. Maju kembali M. Purnomo sebagai daftar calon ketua dengan perolehan suara sebanyak 8 suara. Selain itu, 21 suara diperoleh Iwan Setianto yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Umum (Sekum) KAMMI. Mereka berdua mengalahkan Sofa Syukron dengan perolehan suara sebanyak 4 dan Saifulhaq Al Faruqi sebanyak 3 suara. Pascausai verifikasi oleh tim verifikasi yang sebelumnya telah dibentuk oleh ketua demisioner, sesi pun silanjutkan pemilihan ketua KAMMI IAIN. Berdasarkan hasil perhitungan jumlah suara yang ada dari total 36 peserta. Diperoleh Iwan lebih unggul dengan perolehan suara sebanyak 26, mengalahkan Purnomo dengan perolehan suara sebanyak 10. Tepat pukul 22.00 WIB Iwan terpilih maju sebagai ketua KAMMI IAIN periode 2013/2014.

Dalam sambutannya, Iwan menyampaikan ucapan terima kasih sedalam-dalamnya kepada seluruh kader, karena telah mempercayakan secara penuh kepemimpinan KAMMI untuk diperjuangkan selama satu tahun kedepan. ”Ke depan meningkatkan kinerjanya dan mencoba merealisasikan program kerja (proker) yang sebelumnya tidak terealisasi,” pungkas mahasiswa asal Pati tersebut.

 

Pos ini dipublikasikan di Departemen Hubungan Masyarakat. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s