wacana Politik oleh : Ismaturrohman

Track Record Calon Walikota Semarang
Harus Menjadi Perhatian Semua Pihak

Perburuan menjadi Walikota Semarang semakin gencar saat ini, berbagai atribut partai unggulan mengusung para calonnya, tidak ketinggalan juga para pengusaha mencoba mencalonkan secara independen, ini adalah hal yang wajar ketika ada perebutan kekuasaan, dan sebenarnya yang perlu diperhatikan saat ini adalah Track Record para calon walikota tersebut, kita ambil hikmah dari pemerintahan Sukawi Sutarip yang secara jelas banyak yang menilai gagal dalam memerintah, Cacatan DP2K tentang beberapa hal yang terjadi pada pemerintahan sukawi ini antara lain terkait banjir dan Rob yang sampai saat ini akar permasalahan belum terselesaikan yang berakibat fatal, investor pada lari, terkait pengembangan kawasan yang dinilai hanya bersifat Center mania, pembangunan hanya di pusat kota sementara kawasan pinggir terabaikan, dan jaringan transportasi yang tidak terpadu dengan pusat tranportasi seperti bandara, stasiun dan terminal yang dinilai tidak kondusif, terkait infrastruktur juga belum tertata rapi terbukti dengan belum sampainya 50 % penduduk menikmati jarinngan air bersih PDAM, serta permasalahan – permasalahn lain yang lebih ironis, bahkan Sukawi juga menjadi tersangka korupsi 5 milyar APBD dan sampai sekarang masih dalam proses pemeriksaan, selanjutnya kegagalan pemerintahan terlihat.

Setidaknya pemerintahan Sukawi ini menjadi pelajaran untuk perbaikan dalam segala aspek, calon yang diusung harus mempunyai Track Rekord yang baik serta komitmen dalam Akuntabilitas pemerintahannya nanti.
Akan tetapi yang kita lihat saat ini beberapa calon yang dihadirkan oleh berbagai partai ternyata tidak mempunyai Track Record yang baik, dari salah satu partai besar mencalonkan Soemarmo yang pada pemerintahan kemarin gagal menjalankan tugasnya sebagai Sekda yang akhirnya dipecat, ada lagi Mahfud Ali yang saat ini masih dalam Birokrasi pemerintahan sukawi sebagai Wakil Walikota dan kita sudah lihat Trakc recordnya dengan melihat hasil pemerintahan sekarang, M.Farchan yang dicalonkan oleh partai koalisi yang disebut koalisi pelangi juga sekarang masih dalam perbincangan politik terkait dengan Trak Recordnya, ini seharusnya bisa dinilai oleh Publik, sehingga tepat dalam memilih.

Kita menginginkan Walikota yang profesional, solutif, punya komitmen anti korupsi serta pro rakyat, dan Reformasi Birokrasi juga harus dijalankan melihat situasi yang ada sekarang ini untuk membangun kembali Semarang yang lebih cepat, dan para partai politik juga harus profesional dalam memilih kandidat yang mereka usung, jangan sampai mengecewakan masyarakat.

Ismaturrohman
Ketua KAMMI Komsat IAIN WS

Pos ini dipublikasikan di Departemen Hubungan Masyarakat, Departemen Kajian Strategis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s